Nasib Irsan Hidup di Gubuk Reot Bersama Anaknya, Dikunjungi Kapolsek Barumun Tengah
"Saya sebenarnya banyak keresahan dengan kondisi hidup yang serba kekurangan ini.Namun apa hendak dikata,mungkin inilah ujian bagi diri saya, semoga anak -anak ku tidak tetap tabah, kesusahan ini menjadikan hatinkita rapuh,"kata Irsan dengan mata berkaca-kaca.
Irsan juga menyampaikan, beginilah kondisi kami pak Kapolsek,jika ada dinding tepas bambu yang lapuk harus dibetuli agar tidak semakin rusak.Hanya inilah rumah yang menjadi tempat bernaung kami.
"Aktivitas saya,hanya seorang buruh serabutan, enggak bisa memberikan lebih kepada kedua anak saya yang masih kecil.Saya sudah pasrah dan ikhlas," tuturnya.
Saya kerja serabutan untuk kebutuhan hidup sehari -hari, terjadang saya sempat stres memikirkan nasib seperti saya ini," ucap Irsan.
Ia mengaku, saat musim hujan harus tidur berdempetan bersama anaknya karena atap rumah ada yang bocor dan dinding gubuk ada yang renggang.
Terlebih di malam hari, ia merasakan kesedihan karena hanya dengan ada penerangan lampu teplok bersama anaknya di rumah gubuk berdinding tepas tersebut.
"Di samping sebagaian dinding tepas bambu, sudah ada yang rusak,hanya bisa dibetulin sedikit agar tidak masuk hujan kalau musim penghujan," tutup mengakhiri nasibnya yang serba kekurangan. (Ibnu).
2 Anak Hanyut di Sungai Barumun Palas, Basarnas Lakukan Pencarian
PMI Palas Gelar Musyawarah Kerja dan Orientasi Kepalang Merahan
Adi Siregar Ditunjuk Plt Kepala BPBD Palas
Heboh, Beruang Madu Berkeliaran di Pemukiman Pasar Sibuhuan Palas
Bupati Kukuhkan 62 Paskibra Tingkat Kabupaten Palas