Perang Narkoba Di Medan, Bandar dan Penggiat Anti Narkoba Targetkan Generasi Muda
Menurut Ariffani, semakin hari Peredaran Narkoba semakin menjadi jadi ditengah masyarakat, dan sudah tidak memiliki rasa takut, kalau mau diibaratkan mereka bagaikan "lepat dengan daunya, lengket dan sangat mudah bertemu. Untuk itu, kita ingin melakukan Kampanye lewat media Spanduk, perlombaan mewarnai dan menggambar, penyebaran PIN, serta kita akan merancang model kampanye dalam "komedian /lawakan", agar data dengan mudah mempengaruhi pelajar-pelajar untuk Lawan Narkotika.
"Berdasarkan data yang telah dirilis Badan Narkotika Nasional (BNN) pada Juni 2020, menyebut Provinsi Sumatera Utara masuk dalam zona merah atau berada di peringkat pertama dalam peredaran obat-obatan terlarang, mengeser DKI Jakarta, tegas Ketua LAN Medan ini"katanya
Ditambahkannya, dari hasil survei nasional prevalensi penyalahgunaan narkotika tahun 2023 menunjukkan bahwa angka prevalensi sebesar 1,73% atau setara dengan 3,3 juta penduduk Indonesia yang berusia 15-64 tahun. Data ini juga menunjukkan adanya peningkatan penyalahgunaan narkotika secara signifikan pada kalangan kelompok umur 15-24 tahun.
THM Phantom Adam Malik Digerebek, Seorang CS Diamankan Polisi
Hukum Ekonomi dan Keuangan Islam: Kritik Ketimpangan dan Arah Baru Peradaban Ekonomi
ASN Pemprov Sumut Ditangkap, Vape Narkotika Disembunyikan dalam Roti Tawar
Hanya 15 Hari, Polrestabes Medan Sikat 142 Kasus Kejahatan Jalanan dan Narkoba
Penjaga Pos Ronda di Tembung Ditangkap, Polisi Temukan Sabu dan Timbangan Elektrik