Hukum Ekonomi dan Keuangan Islam: Kritik Ketimpangan dan Arah Baru Peradaban Ekonomi
analisamedan.com - Di tengah lanskap dunia modern yang dipenuhi gedung-gedung raksasa, ekspansi teknologi digital, dan arus pasar global yang bergerak melampaui batas geografis, paradoks ekonomi justru semakin terasa nyata. Pertumbuhan berlangsung cepat di berbagai sektor, tetapi ketimpangan sosial terus melebar. Akumulasi kekayaan terkonsentrasi pada kelompok elite ekonomi, sedangkan masyarakat rentan semakin sulit menjangkau pendidikan, akses modal, dan kesejahteraan yang layak.
Hukum kerap diposisikan sebagai penjaga keadilan sosial, namun realitas menunjukkan regulasi ekonomi acap kali bergerak mengikuti kepentingan kapital besar dibanding melindungi kepentingan publik secara merata. Kegelisahan intelektual atas situasi tersebut melahirkan buku Hukum Ekonomi dan Keuangan Islam Perspektif Islam dan Kontemporer, sebuah karya akademik yang hadir tidak hanya sebagai literatur kampus, tetapi juga sebagai kritik reflektif terhadap wajah ekonomi modern sekaligus tawaran konseptual bagi arah baru pembangunan ekonomi berkeadilan.
Ditulis oleh Farid Wajdi, Ida Hanifah, dan Rizki Firmanda Dardin, buku ini diterbitkan oleh Pustaka Kita, Yogyakarta, tahun 2026 dengan ISBN 978-634-96620-3-1. Karya ini tampil dengan pendekatan multidisipliner yang kuat, memadukan teori hukum, ekonomi politik, maqāṣid al-syarī'ah, filsafat keadilan, hingga dinamika regulasi ekonomi kontemporer dalam bangunan analisis yang sistematis dan argumentatif. Berbeda dari banyak literatur ekonomi Islam yang hanya berfokus pada aspek normatif halal-haram transaksi,