Hukum Ekonomi dan Keuangan Islam: Kritik Ketimpangan dan Arah Baru Peradaban Ekonomi

Gustan Pasaribu - Minggu, 24 Mei 2026 16:22 WIB
Hukum Ekonomi dan Keuangan Islam: Kritik Ketimpangan dan Arah Baru Peradaban Ekonomi
analisamedan/dok
Hukum Ekonomi dan Keuangan Islam Perspektif Islam dan Kontemporer bukan sekadar buku ekonomi syariah.

Hukum Ekonomi dan Keuangan Islam Perspektif Islam dan Kontemporer bergerak jauh lebih progresif. Buku ini mengurai struktur hukum ekonomi sebagai arena pertarungan kepentingan, membaca pasar sebagai instrumen pembentuk ketimpangan sosial, sekaligus menelaah posisi negara yang sering berada di antara tuntutan keadilan publik dan tekanan dominasi kapital global.

Pembaca akan menemukan pembahasan luas dan kritis mengenai kapitalisme global, krisis finansial, oligarki ekonomi, redistribusi kekayaan, pajak progresif, zakat dan wakaf produktif, ekonomi digital, perbankan syariah, perlindungan konsumen, tata kelola korporasi, hingga relasi antara hukum nasional dan prinsip keadilan Islam. Seluruh pembahasan disusun dengan pendekatan ilmiah yang tajam namun tetap komunikatif sehingga mampu menjangkau pembaca akademik maupun publik umum.

Salah satu kekuatan paling menonjol dari buku ini terletak pada keberhasilannya mempertemukan pemikiran klasik Islam dengan teori ekonomi dan hukum modern dunia. Pemikiran Al-Ghazali, Ibn Taimiyyah, Yusuf al-Qardhawi, dan Monzer Kahf dipertemukan secara kritis dengan gagasan Joseph Stiglitz, Thomas Piketty, Douglass North, Karl Polanyi, John Maynard Keynes, hingga Amartya Sen. Dialog intelektual tersebut melahirkan pembacaan yang segar, hidup, dan relevan terhadap problem ketimpangan ekonomi kontemporer.

Editor
: Gustan Pasaribu
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru