Farid Wajdi Soroti Blackout Sumatera: Negara Jangan Sibuk Pencitraan, Tapi Perkuat Ketahanan Energi
Gustan Pasaribu - Minggu, 24 Mei 2026 16:00 WIB
dokumenanalisamedan.com
Mantan Anggota Komisi Yudisial Republik Indonesia periode 2015–2020, Farid Wajdi,
Farid juga mengingatkan bahwa ancaman perubahan iklim global akan membuat cuaca ekstrem semakin sering terjadi. Karena itu, ketahanan sistem energi nasional harus dipersiapkan secara serius agar tidak terus mengalami gangguan serupa. Maka, blackout Sumatera harus menjadi momentum evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola energi nasional, termasuk kualitas jaringan transmisi, kesiapan sistem cadangan, dan transparansi pengelolaan sektor kelistrikan.
"Publik membutuhkan lebih dari sekadar permintaan maaf. Yang dibutuhkan adalah audit menyeluruh terhadap ketahanan sistem kelistrikan nasional dan reformasi serius dalam pembangunan infrastruktur energi," tegasnya.
Founder Ethics of Care tersebut menilai pertanyaan mengenai siapa yang bertanggung jawab atas blackout tidak cukup dijawab dengan menyalahkan faktor cuaca atau gangguan teknis semata. "Tanggung jawab sesungguhnya ada pada cara negara membangun visi energi nasional. Apakah energi diperlakukan sebagai fondasi strategis peradaban atau hanya dianggap proyek administratif rutin," pungkasnya.
Editor
: Gustan Pasaribu
SHARE:
Tags
blackout listrik sumateraenergi indonesiakomisi yudisial republik indonesiaPepemadaman listrik massal
Berita Terkait
Hukum Ekonomi dan Keuangan Islam: Kritik Ketimpangan dan Arah Baru Peradaban Ekonomi
Dewan Pendidikan Kabupaten Deli Serdang Gelar Sosialisasi dan Bimtek Tingkatkan Kompetensi Guru dan Tendik di Pancurbatu
Terobosan Baru Pertamina EP Pangkalan Susu Optimalkan Produksi Sumur Migas Eksisting
Angkutan Petikemas di Sumatera Utara Tumbuh Konsisten, Dukung Efisiensi Logistik Nasional
Perkuat Program Sehati Bunda, BKKBN Sumut dan Pemkab Langkat Satukan Langkah Tingkatkan Kesehatan Ibu dan Anak
Muscab V DPC PPP Padang Lawas Berlangsung Sukses, Targetkan Raih 5 Kursi DPRD pada 2029
Komentar