Pembangunan Lapangan Squash PON Dikebut, Target Rampung 6 September
Hadi Iswanto - Selasa, 27 Agustus 2024 22:04 WIB
ist
Sekum PSI Sumut Amansyah (tengah) bersama technical delegate dari Singapura Mohamad Abdullah Bin Arffan (kanan) dan Pengawas Pertandingan Ermansyah
analisamedan.com - Lapangan Squash menjadi salah satu arena pertandingan Pekan Olahraga Nasional (PON) yang belum rampung hingga saat ini. Namun progresnya cukup cepat sehingga diharapkan bisa selesai pada 6 September mendatang.
Sekretaris Persatuan Squash Indonesia (PSI) Sumut Amansyah mengungkap bahwa pekerja harus lembur sejak pagi hingga malam untuk merampungkan arena tersebut.
"Ada 4 teknisi ahli dari Filipina dan dibantu oleh tenaga lokal yang kerja siang malam. Insha Allah tanggal 6 September sudah selesai semua," kata Amansyah kepada wartawan, Selasa siang.
Pertandingan cabang olahraga (Cabor) Squash baru akan digelar mulai 11 September 2024.
Dalam rangkaian persiapan pertandingan, technical delegate dari Singapura Mohamad Abdullah Bin Arffan dan Pengawas Pertandingan Ermansyah sudah meninjau venue yang terletak di Jalan Pancing Medan itu.
"Mudah-mudahan semua berjalan lancar," tambah Amansyah yang turut mendampingi peninjauan tersebut pada Senin 26 Agustus 2024.
Matangkan Persiapan Tim Sumut
Para atlet squash Sumatera Utara kini memasuki fase pemusatan latihan daerah (Pelatda) penuh sejak 5 Agustus 2024, di bawah pengawasan PB PON Wilayah Sumut dan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sumut. Fokus utama latihan kali ini adalah pematangan dan pemantapan teknik para atlet.
Pelatih squash PON Sumut 2024, Amansyah, menjelaskan bahwa saat ini latihan lebih banyak ditekankan pada pemantapan teknik. Menurutnya, hal ini sudah dilakukan sejak beberapa waktu yang lalu.
"Sejak dua bulan sebelum PON, porsi latihan fisik dikurangi, dan kami lebih banyak mengasah teknik. Teknik itulah yang kami poles, dan pemantapannya melalui latihan game-game. Mana yang kurang, terus kami evaluasi dan perbaiki," ujarnya baru-baru ini.
Amansyah pun menyebutkan bahwa para atlet squash Sumut saat ini tidak lagi melakukan try out atau uji tanding. Ia menambahkan bahwa tiga atlet yang berlatih di Malaysia akan kembali bergabung di Medan pada 3 September 2024. Meski menghadapi minimnya kompetisi dan fasilitas, Amansyah tetap optimis.
"Di Sumut, fasilitas squash hanya tersedia di Cemara Hijau. Kami maksimalkan kondisi yang ada. Delapan atlet kalau latihan semua di sini, frekuensi latihan berkurang. Maka semampu kami, yang bisa, kami kirim ke luar, ke Malaysia," ujarnya.
Sekretaris Persatuan Squash Indonesia (PSI) Sumut Amansyah mengungkap bahwa pekerja harus lembur sejak pagi hingga malam untuk merampungkan arena tersebut.
"Ada 4 teknisi ahli dari Filipina dan dibantu oleh tenaga lokal yang kerja siang malam. Insha Allah tanggal 6 September sudah selesai semua," kata Amansyah kepada wartawan, Selasa siang.
Pertandingan cabang olahraga (Cabor) Squash baru akan digelar mulai 11 September 2024.
Dalam rangkaian persiapan pertandingan, technical delegate dari Singapura Mohamad Abdullah Bin Arffan dan Pengawas Pertandingan Ermansyah sudah meninjau venue yang terletak di Jalan Pancing Medan itu.
"Mudah-mudahan semua berjalan lancar," tambah Amansyah yang turut mendampingi peninjauan tersebut pada Senin 26 Agustus 2024.
Matangkan Persiapan Tim Sumut
Para atlet squash Sumatera Utara kini memasuki fase pemusatan latihan daerah (Pelatda) penuh sejak 5 Agustus 2024, di bawah pengawasan PB PON Wilayah Sumut dan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sumut. Fokus utama latihan kali ini adalah pematangan dan pemantapan teknik para atlet.
Pelatih squash PON Sumut 2024, Amansyah, menjelaskan bahwa saat ini latihan lebih banyak ditekankan pada pemantapan teknik. Menurutnya, hal ini sudah dilakukan sejak beberapa waktu yang lalu.
"Sejak dua bulan sebelum PON, porsi latihan fisik dikurangi, dan kami lebih banyak mengasah teknik. Teknik itulah yang kami poles, dan pemantapannya melalui latihan game-game. Mana yang kurang, terus kami evaluasi dan perbaiki," ujarnya baru-baru ini.
Amansyah pun menyebutkan bahwa para atlet squash Sumut saat ini tidak lagi melakukan try out atau uji tanding. Ia menambahkan bahwa tiga atlet yang berlatih di Malaysia akan kembali bergabung di Medan pada 3 September 2024. Meski menghadapi minimnya kompetisi dan fasilitas, Amansyah tetap optimis.
"Di Sumut, fasilitas squash hanya tersedia di Cemara Hijau. Kami maksimalkan kondisi yang ada. Delapan atlet kalau latihan semua di sini, frekuensi latihan berkurang. Maka semampu kami, yang bisa, kami kirim ke luar, ke Malaysia," ujarnya.
Editor
: Hadi Iswanto
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Hatunggal Siregar Pimpin KONI Sumut
Musorprov KONI Sumut Dibuka PJ Sekda, Target PON 2028 Diungkap
Atlet Sumut Peraih Medali PON dan Peparnas Girang, Terima Bonus Tanpa Dipotong Pajak
Buka Raker KONI, Kadispora Sumut: Sabar, Bonus Peraih Medali PON Cair Februari 2025
Syukuri Pencapaian 4 Besar PON, Pj Gubsu Apresiasi Perjuangan para Atlet
Ranking 4 PON 2024, Ketua KONI Sumut: Hasil dari Perjuangan Para Atlet
Komentar