Kapal NasDem Deliserdang ‘Terombang-ambing’ di Tepi Dermaga Restorasi

Oleh : El-Khair
El-Khair - Minggu, 07 Juli 2024 03:26 WIB
Kapal NasDem Deliserdang ‘Terombang-ambing’ di Tepi Dermaga Restorasi
ilustras.dok,analisamedan,com


Poin mendasar dari NasDem jadi perbincangan bukan saja karena perolehan kursinya di DPRD yang masuk parpol kelas atas dengan 7 kursi. Daya hipnotis itu dikarenakan kader NasDem Deliserdang yang juga Ketua NasDem Deliserdang H Muhammad Ali Yusuf Siregar merupakan sosok yang diperhitungkan dan sangat diyakini bakal memenangkan pertarungan pilkada 27 Nopember 2024 mendatang

Pasalnya Yusuf Siregar merupakan sosok 'komplit' yang memiliki elektabilitas dengan kapasitas sebagai politisi dan birokrat berpengalaman. Dalam dunia birokrasi, Yusuf Siregar menjalaninya dari bawah dan merupakan Wakil Bupati juga Bupati Deliserdang sisa periode 2019-2024.

Fenomena Yusuf Siregar yang viral dengan hastag #SiKumisputih, ibarat gula yang dikerumuni banyak semut. Banyak orang yang menginginkan bisa berpasangan dengannya sebagai calon wakil bupati pada pilkada Deliserdang.

Bahkan ada isu, calon legislatif terpilih pada pileg 14 Pebruari 2024 kemarin, berani merelakan kursinya di DPRD yang akan dilantik Oktober 2024 mendatang lepas dari tangannya bila komitmen mendampingi Yusuf Siregar diberikan.

Sejumlah politisi dari parpol di luar NasDem mengaku langsung, potensi Yusuf Siregar untuk menang di Pilkada Deliserdang terbuka lebar dengan elektabilitasnya saat ini. Bahkan ada politisi yang mengemukakan, andaikan partainya tidak mengganjar dirinya dengan hukuman disiplin, ia akan mendukug terang-terangan dan berjuang untuk memenangkan Yusuf Siregar.

Sebab perjuangannnya tidak terlalu berat dan tidak sulit menjual sosok Yusuf Siregar kepada masyarakat Deliserdang. Bahkan elemen masyarakat saat ini sedang bersiap-siap mendeklarasikan dukungan terhadap Yusuf Siregar menjadi Bupati Deliserdang

'Terombang-ambing'

Ibarat sebuah kapal, partai Nasdem Deliserdang masuk kategori kapal pesiar mewah yang masih bersandar di tepi dermaga. Belum bisa berlayar meski bahan bakarnya sudah tersedia. Padahal ombak dari tengah lautan samudera sudah menghempas sampai ke tepian.

Hempasan ombaknya pun sudah berefek kepada kapal yang terlihat 'terombang-ambing' dan percikannya sedikit demi sedikit menghantam badan kapal. Dikhawatirkan, kapal pesiar mewah itu sedikit demi sedikit akan 'keropos' karena korosi yang diakibatkan proses kimia air dari laut.

Seyogyanya kapal yang 'terombang-ambing' sudah berada di tengah lautan ketika harus berhadapan dengan gelombang yang tinggi atau badai. Tapi lucunya, kapal mewah Nasdem Deliserdang justeru terombang-ambing masih bersandar di tepi dermaga.

Editor
: Sugiatmo
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru