PM-Tabagsel Deliserdang 'Disabotase’ Untuk Kepentingan Politik, Jangga : Pernyataan Dukungan Melanggar Norma dan Etik Organisasi

El-Khair - Senin, 08 Juli 2024 22:41 WIB
PM-Tabagsel Deliserdang 'Disabotase’ Untuk Kepentingan Politik, Jangga : Pernyataan Dukungan Melanggar Norma dan Etik Organisasi
dok.analisamedan.com
KLARIFIKASI : Sekretaris Umum PM-Tabagsel Deliserdang Jangga Siregar melakukan klarifikasi pernyataan dukungan politik dilakukan oknum-oknum mencatut nama ormas tersebut kepada tokoh tertentu.

analisamedan.com - Situasi politik jelang pemilihan kepala daerah (pilkada) di Kabupaten Deliserdang mulai memanas dan memicu upaya membawa nama organisasi untuk mendukung tokoh tertentu. Organisasi Kemasyarakatan (ormas) Persadaan Masyarakat Tapanuli Bagian Selatan (PM-Tabgsel) Deliserdang 'disabotase' oknum-oknum tertentu digunakan untuk kepentingan politik.

Sekretaris Umum PM-Tabagsel Deliserdang Jangga Siregar kepada wartawan, Senin (8/7) menyesalkan tindakan oknum-oknum mencatut nama PM-Tabagsel untuk mendukung seorang tokoh yang disebut-sebut bakal maju pada pilkada Deliserdang.

Menurutnya, pernyataan dukungan di mediamassa yang dilakukan sejumlah oknum mengatasnamakan ormas PM-Tabagsel melanggar norma dan etik sebagai pengurus sekaligus menimbulkan kerisauan bagi masyarakat Tabagsel yang berada di Deliserdang.

"Kita melihat masyarakat Tabagsel sendiri risau dengan pernyataan (oknum-oknum mengaku pengurus) karena telah melanggar norma-norma dan etik sebagai pengurus Tabagsel," papar Jangga.

Lebih lanjut papar Jangga, saat ini ada beberapa oknum mengaku pengurus yang menyatakan dukungan kepada salah seorang tokoh dengan mencatut nama PM-Tabagsel, ternyata banyak tidak memenuhi syarat.

Ada oknum Ketua PM-Tabagsel Kecamatan sudah tidak lagi menjabat saat ini disebabkan masa bakti atau periodesasi kepengurusannya sudah berakhir sehingga bukan lagi sebagai pengurus.

"Jadi, saya pikir mereka salah kaprah memberikan dukungan dan membawa-bawa nama PM Tabagsel," tegas Jangga sembari mengungkapkan beberapa oknum pengurus lain di PM-Tabagsel juga telah 'menjual' nama ormas tersebut.

Karena itu, ada kebijakan rapat yang akan digelar, Selasa (9/7) di kantor PM-Tabagsel Deliserdang dengan mengundang seluruh pengurus harian hadir guna mendiskusikan polemik yang terjadi karena pernyataan dukungan politik tersebut.

Pendapat Pribadi

Jangga juga menegaskan, sebagai klarifikasi kepada seluruh masyarakat Tabagsel yang ada Kabupaten Deliserdang bahwa pernyataan sikap disampaikan sejumlah orang mengaku oknum pengurus PM Tabagsel baik kabupaten maupun kecamatan mendukung salah seorang tokoh bukan hasil rapat pengurus.

Pernyataan yang sudah menyebar di mediamassa merupakan pendapat pribadi dan bukan kesepakatan dari pengurus PM-Tabagsel Deliserdang. Bahkan PM Tabagsel tidak akan melakukan dukung-mendukung bakal calon Bupati Deliserdag disebabkan ormas ini mengedepankan membangun masyarakat adat ingat dan cinta kepada adatnya.

PM-Tabagsel fokusnya menjaga keharmonisan berkeluarga, adat istiadat, menjaga juga melestarikan seni dan budaya yang ada di Tabagsel. PM-Tabagsel bukan ormas politik atau sifatnya terkait dukung-mendukung untuk pemilihan bupati yang akan datang.

Cabut Pernyataan

Jangga juga meminta dan mengingatkan sejumlah oknum yang sudah terlanjur membuat pernyataan dukungan kepada salah seorang tokoh dengan mencatut nama ormas PM-Tabagsel agar segera mencabut pernyataannya.

"Kami ingatkan kepada teman-teman yang terlanjur memberikan dukungan (dan telah disebar diberbagai media khususnya online) untuk menarik ucapannya karena telah melukai hati masyarakat Tabagsel di Deliserdang yang jumlahnya mencapai 27-30 persen dari jumlah masyarakaat Deliserang," ucapnya.

Imbauan ini juga sebagai bentuk peringatan agar oknum-oknum yang telah mencatut nama PM-Tabagsel di Deliserdang yang mendeklarasikan pernyataan dukungan, bisa menjadi arah dan tujuan untuk tabayyun atau evaluasi diri guna mendiskusikan arah PM-Tabagsel ke depan.

Editor
: Sugiatmo
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru