Distorsi Politik dan Ekonomi Dalam Sengkarut Pembangunan Nasional

Penulis : Fatah Baginda Gorby Siregar, Staf Ahli DPRD Sumatera Utara, Akademisi, mantan Jurnalis.
Gustan Pasaribu - Rabu, 19 Juni 2024 11:53 WIB
Distorsi Politik dan Ekonomi Dalam Sengkarut Pembangunan Nasional
dok.analisamedan.com
Penulis : Fatah Baginda Gorby Siregar, Staf Ahli DPRD Sumatera Utara, Akademisi, mantan jurnalis.

analisamedan.com -Ibarat dua sisi mata koin, politik dan ekonomi tidak dapat dipisahkan. Seiring perjalanan dari waktu ke waktu, kajian politik-ekonomi mengalami perkembangan dan tantangan yang kompleks. Pada khazanah pengetahuan, pembahasan politik dan ekonomi telah menjadi suatu disiplin ilmu, yaitu kajian ekonomi politik. Sebuah studi multi dimensi membahas politik dan ekonomi dalam ruang ilmu sosial yang lebih luas, mencakup sosiologi, antropologi, komunikasi, geografi, sejarah dan budaya.

Kajian Ilmu ekonomi politik, diartikan sebagai ilmu yang mempelajari proses-proses sosial serta institusional, yang memungkinkan kelompok-kelompok ekonomi dan politik mempengaruhi alokasi sumber daya produktif yang persediaannya terbatas dan langka. Proses ini dilakukan sekarang atau di masa yang akan datang, baik secara khusus maupun keuntungan diri sendiri atau kelompok, maupun secara umum untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang lebih luas (Todaro, 2006).

Dalam arti yang lebih sederhana, keterkaitan realitas politik dengan kebijakan pemerintah di bidang ekonomi tidak dapat diartikan memiliki hubungan yang diametral, karena keduanya memiliki hubungan yang erat, antara satu dengan lainnya. Oleh karenanya bila politik terjadi distorsi maka pada sisi ekonomi dapat terdistorsi pula. Celakanya, gejala-gejala ini menyebabkan terjadinya silang sengkarut dalam proses pembangunan nasional.

Editor
: Gustan Pasaribu
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru